“You’re a stranger to me.”
Memanas muka Dhia bila bicara itu meniti di bibir suaminya. Tak puas hati dengan kedinginan Captain Adam Mukhriz, tak terhad di ruang cockpit, Dhia berani mengetuk pintu kamar pilot tersebut!
“I need to rest!” Ringkas kata yang Mukhriz guna untuk menghalau isterinya.
“Dhia janji tak ganggu abang.” Itu yang Dhia tuturkan, tapi bila dah masuk ke dalam, janji dimungkiri. Suami yang dia tinggalkan selama lima tahun dulu, dituntut selayaknya sebagai seorang isteri!
Tapi, bukan semudah itu Adam Mukhriz boleh ditawan. Selepas lima tahun ditinggalkan dalam luka, permohonan maaf Dhia Amanda tak bernilai dan tak setimpal dengan luka yang wanita itu toreh di hatinya!
Tapi, sesuai dengan janji yang dia tak akan mengalah dan menyerah, Dhia tak lepaskan peluang untuk rapatkan jurang perkahwinan mereka. Saat dia alami sexual harrasment dengan penumpang business class, laju-laju Dhia mengadu pada suami yang sedang memandu di flight deck.
Tapi, balasan yang Dhia dapat?
“You know, pilots can’t leave the cockpit, no matter what happens to the cabin crew or passenger back there!” tegas suara Mukhriz memenuhi ruang cockpit. Malah, tajam jelingan yang diberikan pada isterinya.
“I know the rules and procedure really well, Captain. Just thought, you should know what happened to me back there in the cabin,” balas Dhia tenang.
Namun, sejauh mana dia mampu bertahan dengan kedinginan yang Mukhriz tunjukkan?
“Dhia nampak tak, apa akibat dan natijahnya bila Dhia ingkari apa yang abang larang? Kalau Dhia tak ke Qatar lima tahun dulu, semua ni takkan berlaku. Sekarang, siapa yang kena hadap semua kesan tindakan dan keputusan yang Dhia rasa tak salah dulu? Abang!” bicara Mukhriz penuh emosi sambil menekan tengah dadanya dengan jari telunjuk berkali-kali.
Sakit hati!
Dhia yang buat onar, tapi hidup dia yang tak tenang! Bukan setakat lima tahun dulu tapi setelah isteri dia pulang semula ke Malaysia pun, hidup Mukhriz tak pernah aman!
Dhia yang duduk di sofa hanya mampu mengetap bibir. Kata-kata Mukhriz menusuk tepat ke jiwa.
Bungkam! Keliru! Benarkah sehebat ini domino effect pada keputusan Dhia Amanda lima tahun yang lalu? Tertanya-tanya, bagaimana satu perkara yang mudah, boleh jadi sebegini rumit kronologinya?